Trading News
Trading News adalah tehnik yang populer dalam Forex Trading. Mengapa demikian ? Pernahkah anda melihat suatu pair mata uang bergerak 50 sampai 100 pips hanya dalam beberapa menit atau bahkan dalam beberapa detik, setelah dirilisnya suatu berita penting ? Mungkin anda akan berpikir, "Mudah sekali mendapatkan uang ?" Mungkin saja, tapi mungkin juga tidak. Itu semua tergantung kesiapan anda menganalisa berita yang dirilis.
Kali ini akan dibahas mengenai strategi dalam Trading News. Berita-berita ekonomi seringkali mampu memacu pergerakan jangka pendek yang cukup kuat. Dan itu berarti sebuah kesempatan yang bagus bagi para Trader. Dan karena market forex buka 24 jam sehari, yang mencakup seluruh penjuru dunia, maka terbuka kesempatan yang cukup luas untuk mendapatkan profit dari aktivitas market yang selalu dihantam berita-berita ekonomi.
Berikut ini adalah beberapa mata uang uang utama dan negara-negara yang harus anda perhatikan bila bertrading berdasarkan berita :
Simbol Negara Mata Uang Julukan
USD United States Dollar Buck
EUR European Union Euro Fiber
JPY Japan Yen Yen
GBP Great Britain Pound Cable
CHF Switzerland Franc Swissy
CAD Canada Dollar Loonie
AUD Australia Dollar Aussie
NZD New Zealand Dollar Kiwi
Sebenarnya masih ada banyak lagi mata uang yang diperdagangkan, daftar di atas adalah berdasarkan ukuran kondisi masing-masing negara, frekuensi rilis-nya berita, dan likuiditas trading masing-masing mata uang.
Daftar di bawah ini menunjukkan waktu-waktu ketika berita-berita penting ekonomi dirilis di masing-masing negara. Pastikan anda memperhatikannya atau anda akan mengalami kebangkrutan.
Simbol Negara Waktu (GMT)
USD United States 13:30 - 15:00
EUR Germany 07:00 - 11:00
EUR France 07:45 - 09:00
EUR Italy 08:45 - 10:00
JPY Japan 23:50 - 04:30
GBP Great Britain 07:00 - 09:30
CHF Switzerland 06:45 - 10:30
CAD Canada 12:00 - 13:30
AUD Australia 22:30 - 00:30
NZD New Zealand 21:45 - 02:00
Tradeable News
Ada 5 sampai 10 berita ekonomi yang dirilis hampir setiap hari di masing-masing negara. Jadi pastikan anda memfokuskan diri pada jadwal kapan berita tersebut dirilis, supaya anda juga bisa membuat jadwal jam-jam berapa saja anda akan bertrading.
Anda tidak perlu memberi perhatian khusus pada semua berita, anda bisa memilihnya. Ada beberapa berita yang datangnya setiap bulan, yang bisa menyebabkan pergerakan harga yang signifikan. Disini kita akan memfokuskan pada berita dan laporan-laporan ekonomi dari USD. Karena umumnya USD terlibat dalam semua perdagangan mata uang dunia. Karena itulah, USD punya pengaruh yang sangat signifikan dalam pasar mata uang. Di bawah ini adalah daftar laporan penting dalam pergerakan market :
• Employment Growth
• Interest Rate decisions
• Trade Balance
• Gross Domestic Product
• Retail Sales
• Durable Goods
• Inflation reports (Consumer Price Index and Producer Price Index)
• Foreign Purchases report (TIC Data)
Masing-masing negara mempunyai laporan-laporan penting yang serupa dengan laporan-laporan tersebut. Semua laporan itu sudah terjadwal, dan banyak website di internet yang menampilkan jadwal-jadwal tersebut.
Sekarang anda sudah mengetahui bagaimana dan kapan anda bertrading berdasarkan berita.
Ada beberapa konsep yang perlu anda ketahui sebelum anda mulai bertrading. Angka-angka yang aktual pada suatu laporan atau berita berpengaruh terhadap pergerakan harga jangka panjang pada suatu pair mata uang, sementara dalam jangka pendeknya, perbedaan antara ekspektasi market dan rilis aktual-lah yang berpotensi menyebabkan terjadinya breakout.
Artinya, bila angka-angka dalam suatu berita, secara umum sesuai dengan ekspektasi atau harapan market, maka berita tersebut tidak terlalu menyebabkan reaksi / pergerakan market yang hebat.
Semakin tenang pergerakan market sebelum rilisnya suatu berita, semakin besar pergerakan yang akan terjadi berikutnya. Karena pada market yang tenang artinya hanya terdapat sedikit buyer dan seller, dan kemungkinan besar mereka sedang menunggu "sesuatu". Dan ketika “sesuatu” tersebut datang / muncul, para trader yang sedang menunggu tersebut membuka posisi secara hampir bersamaan, sehingga menyebabkan pergerakan market yang cukup dahsyat.
Semakin tenang suatu market, harga akan semakin bergerak hebat setelah rilisnya suatu berita. Tergantung seberapa penting berita tersebut dan besarnya deviasi / selisih antara angka aktual dan perkiraannya. Breakout yang terjadi karena suatu berita, biasanya hanya berlangsung sebentar, hanya beberapa menit atau bahkan hanya beberapa detik saja.
Sedikit masukan Trading News cocok untuk diterapkan oleh para scalper dan day trader.
http://penasehatforexindonesia.blogspot.com
Rabu, 28 Januari 2009
Senin, 26 Januari 2009
Lanjutan Transaksi Forex dengan Menggunakan Analisa Fundamental
Analisa Fundamental (Istilah-Istilah dalam Berita Forex)
Gros Domestic Product :
Mengukur nilai market barang dan jasa yang dihasilkan suatu negara.
Terdiri dari 4 komponen utama : tingkat konsumsi, investasi, pembelian-pembelian oleh pemerintah, dan total bersih ekspor.
Dirilis per-kuarter. Angka data ini menunjukkan presentase pertumbuhan dari kuarter sebelumnya.
Laporan GDP terbagi dalam 3 rilis :
advanced - rilis pertama
preliminary - revisi pertama, dan
final - revisi kedua dan terakhir
Revisi-revisi inilah yang biasanya berdampak signifikan bagi market.
Help-wanted Index
Index yang menghitung jumlah lowongan pekerjaan yang diiklankan di 51 koran yang tersebar di seluruh Amerika Serikat.
Ketua Federal Reserve, sering membicarakan dan mengamati index ini, sebab index ini mampu memberikan kondisi bursa tenaga kerja di AS saat ini.
Housing Starts dan Building Permits
Housing starts adalah data bulanan yang menghitung jumlah pembangunan unit perumahan baru per-bulannya. Sebagian besar datanya dikumpulkan dari jumlah aplikasi dan ijin (permit) untuk pembangunan rumah. Data ini termasuk indikator utama, karena mampu memicu perubahan kondisi perekonomian dan memprediksi perubahan tingkat pertumbuhan.
IFO Survey
Survey utama Jerman tentang kondisi usaha. Diterbitkan per-bulan oleh Institute for Economic Research, salah satu lembaga riset terbesar di Jerman. Index IFO dinilai sebagai indikator penting aktivitas perekonomian, dan terkenal handal dalam mengindikasikan perubahan tren pada tingkat pertumbuhan perekonomian Jerman. Responden survey ini meliputi lebih dari 7.000 perusahaan.
Industrial Production & Manufacturing Production
Merupakan standart perhitungan output dari industri-industri Amerika Serikat, dikurangi sektor listrik dan gas. Outputnya dinyatakan dalam prosentase berdasarkan produksi tahunannya.
Peningkatan yang melebihi perkiraan dari indikator ini diartikan sebagai naiknya tingkat inflasi, dan apabila produksi ini dalam dalam kondisi menurun, maka FED akan menurunkan tingkat suku bunga untuk mendorong perekonomian.
Capacity Utilization
Merupakan pelengkap dari data Industrial Production. Capacity Utilization menghitung tingkat penggunaan modal negara yang dipakai dalam proses produksi tersebut. Peningkatan yang melebihi perkiraan dari kedua indikator ini diartikan sebagai naiknya tingkat inflasi.
Institute for Supply Management (ISM) Index
Sebelumnya dikenal dengan NAPM (National Association Processing Manager = Pembelanjaan), efektif berubah sejak Januari 2002. Merupakan survey penting pada aktivitas manufaktur AS yang dilakukan oleh ISM. Laporan biasanya dikeluarkan pada hari pertama kerja setiap bulannya, menyediakan pandangan awal yang detil tentang sektor manufaktur sebelum dikeluarkannya laporan employment lain.
Survey ini dikenal dengan keakuratan timelines / jangka waktunya, luasnya informasi yang ada, dan angka yang tertera pada headline-nya merupakan fungsi dari enam komponen utama : pembayaran harga, order baru, supplier, pengantaran, produksi, inventaris, dan employment.
Ketiga komponen terakhir tersebut merefleksikan kekuatan supply (penawaran), sementara ketiga komponen sebelumnya merefleksikan kekuatan demand (permintaan).
Komponen pembayaran harga (Price Paid) secara luas diperhatikan karena komponen ini melibatkan unsur tekanan harga dalam sektor tersebut. Angka 50 atau lebih mengindikasikan bahwa sektor tersebut sedang berkembang, sementara angka di bawah 50 menunjukkan adanya penyusutan.
Leading Indicator
Merupakan perkiraan mengenai pertumbuhan perekonomian waktu mendatang, apakah dalam kondisi meningkat atau sebaliknya.
Net Capital Flows
Adalah data yang menghitung selisih bersih dari total dana / modal yang masuk dan keluar.
NY Empire State Manufacturing Index
Survey bulanan terhadap para industriawan yang diadakan di area New York dan sekitarnya oleh Federal Reserve New York. Partisipan survey ini mewakili berbagai macam sektor industri.
M4-Money Supply
Adalah data yang menghitung jumlah uang yang beredar dalam suatu perekonomian, yang merupakan jumlah dari :
Jumlah uang yang beredar dalam bentuk koin maupun kertas
Jumlah pinjaman dari bank pada perseorangan, perusahaan, dan bank-bank lain
Jumlah uang yang dipinjam oleh pemerintah
Para pakar ekonomi meyakini bahwa Money Supply ini adalah indokator yang bagus untuk memprediksi tingkat inflasi, namun korelasinya menjadi tidak dapat diandalkan sejak liberalisasi finansial pada tahun 80’an.
Definisi-definisi Money Supply meliputi pengertian-pengertian sebagai berikut :
M1 = Peredaran kertas-kertas berharga (seperti giro) mata uang yang dimiliki oleh masyarakat, bukan bank. (Berkurang = bagus ; Bertambah = jelek)
M2 = M1 + deposito-deposito berjangka bank komersial dikurangi sejumlah besar sertifikat deposito yang dapat dipindahtangankan. (Berkurang = jelek ; Bertambah = bagus)
M3 = M2 + deposito-deposito dan lembaga-lembaga keuangan lainnya. (Berkurang = jelek ; Bertambah = bagus)
Personal Consumption Expenditures (PCE)
Kurang lebih sama dengan CPI, PCE adalah laporan (lebih tepatnya bagian dari laporan Personal Income) yang dirilis oleh Biro Analisa Ekonomi Departemen Perdagangan. PCE mengukur tingkat perubahan harga barang-barang dan jasa. Komponen data ini terdiri dari pengeluaran-pengeluaran rumahtangga kontan maupun kredit untuk semua jenis barang (tahan lama dan tidak tahan lama), maupun jasa.
Philadelphia Fed Index (Business Outlook Survey)
Adalah survey tentang indikasi perubahan pada seuruh aktivitas bisnis dan berbagai macam aktivitas perindustrian, terhadap para industriawan di kawasan sekitar negara bagian Pennsylvania, New Jersey, dan Delaware.
Angka indeks di atas nol berarti ekspansi, dan kontraksi jika di bawah nol. Data ini dianggap akurat karena menggambarkan kondisi terkini. Namun, karena hanya mencakup tiga negara bagian, kurang bisa menggambarkan kondisi negara secara keseluruhan.
Purchasing Managers’ Index (PMI)
PMI merupakan index gabungan dari lima indikator utama yang meliputi unsur : Order, Tingkat Persediaan, Produksi, Pengiriman, dan Tenaga Kerja. Angka index di atas 50 berarti industri mengalami ekspansi, di bawah 50 berarti mengalami kontraksi. Merupakan indikator penting dan indikator terbaik dalam mengukur tingkat produksi, dan juga dapat mendeteksi tekanan inflasi dan aktivitas perindustrian.
Productivity
Mengukur perubahan dalam jumlah barang dan jasa yang diproduksi per unit. Menggabungkan input buruh dan modal. Harga unit dari komponen buruh adalah indikator yang berguna untuk mengukur tekanan terhadap upah. Pentingnya produktivitas telah berkembang beberapa tahun terakhir sejak Federal Reserve telah mulai memberi perhatian pada perkembangan trend dan tingkat inflasi.
Producers Price Index (PPI)
PPI mengukur tingkat perubahan harga dari perspektif penjual. Tidak sebagus CPI dalam mengindikasi tingkat inflasi. Tetapi karena memasukkan komponen barang-barang yang sedang dalam proses produksi, PPI seringkali dapat sekaligus memperkirakan CPI.
PPI Input : Mengukur perubahan harga dari bahan-bahan mentah yang digunakan dalam proses industri manufacturing. Index yang lebih rendah lebih disukai oleh industri manufactur (dan juga oleh perekonomian) apabila ditinjau dari segi biaya produksi yang harus dikeluarkan.
PPI Output : Mengukur level perubahan harga pada barang-barang setengah jadi dan barang jadi yang dihasilkan oleh industri manufaktur.
PSNCR - Public Sektor Net Cash Requirement
Adalah jumlah uang yang harus dipinjam oleh pemerintah untuk membiayai pengeluaran-pengeluarannya. Sebab pemerintah seringkali mengeluarkan lebih dari yang mereka terima dari penerimaan pajak, dan satu-satunya cara untuk menambah kekurangannya adalah dengan meminjam.
Real GDP
Para pakar makro ekonomi cenderung lebih memperhatikan Real GDP sebab data ini juga memperhitungkan tingkat inflasi, tidak sebagaimana halnya (Nominal) GDP yang hanya merefleksikan tingkat perubahan harga-harga.
Retail Sales
Data ini menghitung total penerimaan toko-toko ritel, tanpa memasukkan komponen pengeluarn untuk sektor jasa di dalamnya. Data bulanan ini menunjukkan prosentase perubahan dari data sebelumnya. Angka negatif menunjukkan jumlah penjualan menurun dari penjualan sebelumnya.
Tertiary Index
Data yang menghitung tingkat permintaan sektor jasa. TICS / Foreign Puschase of US Securities adalah data yang menghitung jumlah arus modal yang masuk dari para investor asing.
Trade Balance (Neraca Perdagangan) = Visible Trade
Adalah selisih bersih dari nilai ekspor dan impor barang dan jasa suatu negara dalam suatu periode tertentu. Angka positif menunjukkan surplus (ekspor melebihi impor), negatif menunjukkan defisit (impor melebih ekspor).
Invisible Trade
Suatu istilah bagi ekspor dan impor perdagangan sektor jasa, yang membedakan pengertiannya dari Merchandise Trade (Visible Trade). Jasa usaha kegiatan pariwisata, perbankan, asuransi, transportasi, dll.
Neraca Invisible Trade dapat dihitung sebagai selisih antara ekspor sektor jasa dengan impor sektor jasa.
Unemployment Rate Retail Sales
Adalah presentase dari mereka yang aktiv mencari lowongan pekerjaan namun belum mendapatkan pekerjaan. Merupakan data yang sangat umum dikenal karena simpel dan ada implikasinya dengan politik, tetapi kurang penting bagi market karena dianggap kurang akurat (sering terlambat dalam memberikan sinyal perubahan tren perekonomian).
University of Michigan Consumer Sentiment Index
Adalah hasil survey tentang kepercayaan konsumen yang diselenggarakan oleh University of Michigan. Merupakan indikator, kepercayaan konsumen Amerika yang paling banyak diperhatikan. Kepercayaan konsumen adalah indikator penting bagi siklus bisnis, karena menyajikan informasi penting tentang penilaian konsumen terhadap kondisi saat ini dan harapan pada masa mendatang.
Consumer Confidence
Berhubungan erat dengan tingkat pengangguran, inflasi, dan penghasilan riil. Umumnya, kepercayaan konsumen tinggi jika tingkat pengangguran rendah dan tingkat pertumbuhan GDP tinggi. Naiknya angka indeks diartikan sebagai indikasi akan naiknya pula tingkat pengeluaran konsumen. Tingginya tingkat pengeluaran pada gilirannya nanti akan dapat memicu naiknya tingkat inflasi.
Data (perubahan) per bulan ini dianggap tidak berdampak signifikan pada tren secara keseluruhan.
Weekly Initial Jobless Claims
Adalah rata-rata per-minggu jumlah klaim baru untuk mendapatkan tunjangan pengangguran. Data ini menyediakan laporan yang up-to-date, meski juga seringkali keliru, tentang tren perekonomian, dengan peningkatan / penurunan pada data ini berpotensi mengindikasikan terjadinya pelambatan / percepatan tingkat pertumbuhan tenaga kerja. Karena dirilis mingguan, data ini bisa menjadi sangat sensitiv dan fluktuatif. Para analis lebih memilih rata-rata pergerakan per 4 minggu dari data ini untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat.
Tingginya Jobless Claims memberikan indikasi bahwa perekonomian dalam kondisi melemah dan mengakibatkan tingginya tingkap Unemployment Rate.
ZEW Current Situation dan Economic Sentiment
Adalah hasil survey dari lembaga riset ZEW Jerman yang memberikan gambaran dan penilaian mengenai kondisi perekonomian Jerman saat ini.
All Industries Index
Menunjukkan pergerakan harga untuk kombinasi harga yang telah di-adjust (disesuaikan) terlebih dahulu dari semua index perindustrian.
Average Hourly Earning
Tingkat pertumbuhan antara tingkat rata-rata per jam dalam satu bulan dan tingkat pertumbuhan upah, sehingga dapat juga dijadikan sebagai indikator inflasi. Tingkat per tahunnya juga penting disimak untuk memberikan gambaran trend jangka panjang.
Business Inventories
Angka persediaan barang yang telah diproduksi namun belum terjual. Merupakan salah satu komponen dalam menghitung GDP dan dapat memberikan petunjuk penting mengenai arah perekonomian di masa yang akan datang.
Data inventori yang tinggi menggambarkan tingkat permintaan pasar yang rendah sehingga kurang baik bagi pertumbuhan ekonomi negara yang bersangkutan, dan sebaliknya.
CBI Survey
Organisasi pengusaha terbesar di Inggris, memfokuskan pada menciptakan mempertahankan kondisi ideal bagi kompetisi dan kemakmuran yang optimal bagi semua. CBI menerbitkan survey tiap bulan dan empat bulan sekali terhadap penilaian pada sektor jasa dan manufaktur masa lalu, saat ini, dan yang akan datang. Indeks yang dihasilkan menunjukkan pandangan responden untuk berbagai hal seperti output, penjualan, harga, investasi, dan permintaan ekspor/impor.
Chicago PMI (Purchasing Managers’ Index)
Merupakan data PMI dari kawasan Chicago dan sekitarnya. Lingkup survey meliputi sektor industri dan non-industri (yang jarang disadari oleh para pelaku pasar).
Consumer Price Index
Dimaksudkan untuk mengukur biaya hidup, yang diukur dari perubahan tingkat harga sekelompok barang-barang dan jasa yang dibutuhkan oleh konsumen untuk mencapai suatu standar hidup tertentu.
Current Account
Selisih antara total ekspor dan impor barang, jasa, dan transfer. Merupakan bagian dari neraca perdagangan. Data ini tidak mencakup transaksi-transaksi asset finansial dan kewajiban (hutang). Data ini merupakan indicator tren perdagangan luar negeri.
Capital Account
Penerimaan sejumlah uang yang berupa seluruh valuta asing dikurangi pembayaran-pembayaran berupa seluruh valuta asing untuk transaksi-transaksi dari lalu lintas keuangan baik jangka panjang maupun pendek. Lalu lintas kapital biasanya diakitkan dengan investasi dalam bentuk aset fisik, saham, atau dengan deposito berjangka pendek.
Balance of Payment (Neraca Pembayaran)
Suatu laporan sistematik atas transaksi-transaksi ekonomi dalam suatu kurun waktu tertentu antara suatu negara dengan negara-negara lain di belahan dunia. Laporan ini meliputi penghasilan-penghasilan dari lalu lintas sumber-sumber riil, perubahan-perubahan dalam hutang-hutang dan aset yang dimiliki suatu negara yang berasal dari transaksi-transaksi ekonomi dan transfer (pemindahan-pemindahan) yang tidak dikembalikan.
Transaksi-transaksi ekonomi yang dimaksudkan Neraca Balance of Payment dapat dikelompokkan dalam beberapa cara sehingga jelas.
Balance of Payment biasanya sering berarti sebagai : (1) Balance of Payment atas Current Account, atau (2) Current Account ditambah perubahan-perubahan kapital tertentu. Neraca Dasar atau The Basic Balance menyertakan perhitungan Current Account ditambah perubahan-perubahan kapital jangka panjang, sebagai suatu contoh.
Durable Goods Orders
Menghitung volume (dalam dollar) pesanan dan pengiriman barang-barang yang termasuk katagori tahan lama (yang usia manfaatnya 3 th atau lebih).
Meningkatnya sektor ini akan mendorong kegiatan ekonomi sehingga akan meningkatkan permintaan kredit dan konsekuensinya akan menaikkan tingkat suku bunga.
Existing Home Sales
Laporan regional mengenai aktivitas penjualan kembali rumah.
Factory Orders
Adalah data yang menghitung nilai (dalam dollar) pesanan (order) baru barang-barang tahan lama (durable) dan tak tahan lama (non-durable). Data ini memberikan laporan lebih lengkap daripada data Durable Goods Orders yang dirilis satu atau dua minggu lebih awal. Data pesanan barang ini memberikan gambaran mengenai seberapa sibukkah sektor industri dalam beberapa bulan ke depan untuk memenuhi pesanan tersebut. Sehingga otomatis angka data yang lebih besar berarti semakin tingginya tingkat permintaan pasar.
Federal Open Market Committee (FOMC)
Adalah lembaga bagian dari Federal Reserve (bank sentral Amerika) yang menetapkan kebijakan tingkat suku bunga dan kredit. FOMC merupakan lembaga pembuat kebijakan yang paling penting dalam system Federal Reserve.
Lembaga yang saat ini diketuai oleh Ben Bernanke ini biasanya secara periodik mengadakan 8 kali pertemuan dalam setahun untuk memutuskan apakah perlu atau tidak ada perubahan dalam kebijakan moneter.
Wholesales Price Index (WPI)
Merupakan kombinasi dari indeks komoditi-komoditi pertanian. Dengan kata lain, index tersebut dimaksudkan untuk menjelaskan tingkat harga dari seluruh komoditi.
Employment Rate (Tingkat Pengangguran)
Tingkat prosentase tenaga kerja produktif yang tidak mendapatkan pekerjaan. Tingkat pengagguran yang rendah terjadi dalam ekonomi suatu negara yang sedang berkembang pesat, dan tingkat pengangguran yang tinggi terjadi dalam ekonomi suatu negara yang sedang berkembang lamban atau menurun.
Non-Farm Payrolls
Merupakan perhitungan jumlah atas tenaga kerja bukan pertanian yang bertambah atau berkurang dalam suatu periode waktu tertentu, biasanya pada setiap bulannya.
Data ini merupakan indikator penting bagi pengukuran trend ekonomi suatu negara.
Non-Farm Production
Merupakan perhitungan jumlah hasil pertanian dalam suatu periode waktu tertentu, biasanya pada setiap bulannya.
Official Reserves
Cadangan-cadangan berupa mata uang dan emas yang dipertahankan oleh Kementerian Treasury atau Bank Sentral. Hal itu dipergunakan untuk memberikan suatu dasar bagi penciptaan kredit-kredit bagi bank-bank komersial, menambah dan mengurangi pertumbuhan money supply dan berbagai operasi pasar seperti rindakan pembelian atau penjualan suatu mata uang khusus dalam pasar uang.
Personal Income
Merupakan rata-rata pendapatan bersih bagi individu, lembaga non-profit, dan lembaga-lembaga keuangan pribadi dalam suatu negara, yang sudah diperhitungkan dengan pengurangan atas pembayaran pajak-pajak yang dikenakan. Perubahan dari Personal Income secara mendasar dipengaruhi oleh hasil perubahan gerakan tingkat upah keuntungan-keuntungan perusahaan dan kebijakan-kebijakan perpajakan.
Corporate Profit
Merupakan perubahan rata-rata dari keuntungan perusahaan-perusahaan. Suatu tingkat Corporate Profit yang lebih tinggi berarti suatu pendapatan tahunan investasi yang lebih tinggi. Hal itu juga berarti bahwa pemerintah menerima lebih banyak pendapatan dari sektor pajak.
FED Discount Rate
Merupakan tingkat suku bunga riil yang diberikan Bank Sentral berupa surat berharga.
FED Discount Rate meningkat, Dollars menguat
FED Discount Rate menurun, Dollars melemah
Capital Untilities
Bertambah = bagus ; Berkurang = jelek
Ex. Food / Energy
Bertambah = bagus ; Berkurang = jelek
Auto Sales
Bertambah = bagus ; Berkurang = jelek
Leading Industries
Bertambah = bagus ; Berkurang = jelek
Const. Spend (Pemakaian Konstruksi Barang Bangunan)
Berkurang = bagus ; Bertambah = jelek
dari berbagai sumber
Gros Domestic Product :
Mengukur nilai market barang dan jasa yang dihasilkan suatu negara.
Terdiri dari 4 komponen utama : tingkat konsumsi, investasi, pembelian-pembelian oleh pemerintah, dan total bersih ekspor.
Dirilis per-kuarter. Angka data ini menunjukkan presentase pertumbuhan dari kuarter sebelumnya.
Laporan GDP terbagi dalam 3 rilis :
advanced - rilis pertama
preliminary - revisi pertama, dan
final - revisi kedua dan terakhir
Revisi-revisi inilah yang biasanya berdampak signifikan bagi market.
Help-wanted Index
Index yang menghitung jumlah lowongan pekerjaan yang diiklankan di 51 koran yang tersebar di seluruh Amerika Serikat.
Ketua Federal Reserve, sering membicarakan dan mengamati index ini, sebab index ini mampu memberikan kondisi bursa tenaga kerja di AS saat ini.
Housing Starts dan Building Permits
Housing starts adalah data bulanan yang menghitung jumlah pembangunan unit perumahan baru per-bulannya. Sebagian besar datanya dikumpulkan dari jumlah aplikasi dan ijin (permit) untuk pembangunan rumah. Data ini termasuk indikator utama, karena mampu memicu perubahan kondisi perekonomian dan memprediksi perubahan tingkat pertumbuhan.
IFO Survey
Survey utama Jerman tentang kondisi usaha. Diterbitkan per-bulan oleh Institute for Economic Research, salah satu lembaga riset terbesar di Jerman. Index IFO dinilai sebagai indikator penting aktivitas perekonomian, dan terkenal handal dalam mengindikasikan perubahan tren pada tingkat pertumbuhan perekonomian Jerman. Responden survey ini meliputi lebih dari 7.000 perusahaan.
Industrial Production & Manufacturing Production
Merupakan standart perhitungan output dari industri-industri Amerika Serikat, dikurangi sektor listrik dan gas. Outputnya dinyatakan dalam prosentase berdasarkan produksi tahunannya.
Peningkatan yang melebihi perkiraan dari indikator ini diartikan sebagai naiknya tingkat inflasi, dan apabila produksi ini dalam dalam kondisi menurun, maka FED akan menurunkan tingkat suku bunga untuk mendorong perekonomian.
Capacity Utilization
Merupakan pelengkap dari data Industrial Production. Capacity Utilization menghitung tingkat penggunaan modal negara yang dipakai dalam proses produksi tersebut. Peningkatan yang melebihi perkiraan dari kedua indikator ini diartikan sebagai naiknya tingkat inflasi.
Institute for Supply Management (ISM) Index
Sebelumnya dikenal dengan NAPM (National Association Processing Manager = Pembelanjaan), efektif berubah sejak Januari 2002. Merupakan survey penting pada aktivitas manufaktur AS yang dilakukan oleh ISM. Laporan biasanya dikeluarkan pada hari pertama kerja setiap bulannya, menyediakan pandangan awal yang detil tentang sektor manufaktur sebelum dikeluarkannya laporan employment lain.
Survey ini dikenal dengan keakuratan timelines / jangka waktunya, luasnya informasi yang ada, dan angka yang tertera pada headline-nya merupakan fungsi dari enam komponen utama : pembayaran harga, order baru, supplier, pengantaran, produksi, inventaris, dan employment.
Ketiga komponen terakhir tersebut merefleksikan kekuatan supply (penawaran), sementara ketiga komponen sebelumnya merefleksikan kekuatan demand (permintaan).
Komponen pembayaran harga (Price Paid) secara luas diperhatikan karena komponen ini melibatkan unsur tekanan harga dalam sektor tersebut. Angka 50 atau lebih mengindikasikan bahwa sektor tersebut sedang berkembang, sementara angka di bawah 50 menunjukkan adanya penyusutan.
Leading Indicator
Merupakan perkiraan mengenai pertumbuhan perekonomian waktu mendatang, apakah dalam kondisi meningkat atau sebaliknya.
Net Capital Flows
Adalah data yang menghitung selisih bersih dari total dana / modal yang masuk dan keluar.
NY Empire State Manufacturing Index
Survey bulanan terhadap para industriawan yang diadakan di area New York dan sekitarnya oleh Federal Reserve New York. Partisipan survey ini mewakili berbagai macam sektor industri.
M4-Money Supply
Adalah data yang menghitung jumlah uang yang beredar dalam suatu perekonomian, yang merupakan jumlah dari :
Jumlah uang yang beredar dalam bentuk koin maupun kertas
Jumlah pinjaman dari bank pada perseorangan, perusahaan, dan bank-bank lain
Jumlah uang yang dipinjam oleh pemerintah
Para pakar ekonomi meyakini bahwa Money Supply ini adalah indokator yang bagus untuk memprediksi tingkat inflasi, namun korelasinya menjadi tidak dapat diandalkan sejak liberalisasi finansial pada tahun 80’an.
Definisi-definisi Money Supply meliputi pengertian-pengertian sebagai berikut :
M1 = Peredaran kertas-kertas berharga (seperti giro) mata uang yang dimiliki oleh masyarakat, bukan bank. (Berkurang = bagus ; Bertambah = jelek)
M2 = M1 + deposito-deposito berjangka bank komersial dikurangi sejumlah besar sertifikat deposito yang dapat dipindahtangankan. (Berkurang = jelek ; Bertambah = bagus)
M3 = M2 + deposito-deposito dan lembaga-lembaga keuangan lainnya. (Berkurang = jelek ; Bertambah = bagus)
Personal Consumption Expenditures (PCE)
Kurang lebih sama dengan CPI, PCE adalah laporan (lebih tepatnya bagian dari laporan Personal Income) yang dirilis oleh Biro Analisa Ekonomi Departemen Perdagangan. PCE mengukur tingkat perubahan harga barang-barang dan jasa. Komponen data ini terdiri dari pengeluaran-pengeluaran rumahtangga kontan maupun kredit untuk semua jenis barang (tahan lama dan tidak tahan lama), maupun jasa.
Philadelphia Fed Index (Business Outlook Survey)
Adalah survey tentang indikasi perubahan pada seuruh aktivitas bisnis dan berbagai macam aktivitas perindustrian, terhadap para industriawan di kawasan sekitar negara bagian Pennsylvania, New Jersey, dan Delaware.
Angka indeks di atas nol berarti ekspansi, dan kontraksi jika di bawah nol. Data ini dianggap akurat karena menggambarkan kondisi terkini. Namun, karena hanya mencakup tiga negara bagian, kurang bisa menggambarkan kondisi negara secara keseluruhan.
Purchasing Managers’ Index (PMI)
PMI merupakan index gabungan dari lima indikator utama yang meliputi unsur : Order, Tingkat Persediaan, Produksi, Pengiriman, dan Tenaga Kerja. Angka index di atas 50 berarti industri mengalami ekspansi, di bawah 50 berarti mengalami kontraksi. Merupakan indikator penting dan indikator terbaik dalam mengukur tingkat produksi, dan juga dapat mendeteksi tekanan inflasi dan aktivitas perindustrian.
Productivity
Mengukur perubahan dalam jumlah barang dan jasa yang diproduksi per unit. Menggabungkan input buruh dan modal. Harga unit dari komponen buruh adalah indikator yang berguna untuk mengukur tekanan terhadap upah. Pentingnya produktivitas telah berkembang beberapa tahun terakhir sejak Federal Reserve telah mulai memberi perhatian pada perkembangan trend dan tingkat inflasi.
Producers Price Index (PPI)
PPI mengukur tingkat perubahan harga dari perspektif penjual. Tidak sebagus CPI dalam mengindikasi tingkat inflasi. Tetapi karena memasukkan komponen barang-barang yang sedang dalam proses produksi, PPI seringkali dapat sekaligus memperkirakan CPI.
PPI Input : Mengukur perubahan harga dari bahan-bahan mentah yang digunakan dalam proses industri manufacturing. Index yang lebih rendah lebih disukai oleh industri manufactur (dan juga oleh perekonomian) apabila ditinjau dari segi biaya produksi yang harus dikeluarkan.
PPI Output : Mengukur level perubahan harga pada barang-barang setengah jadi dan barang jadi yang dihasilkan oleh industri manufaktur.
PSNCR - Public Sektor Net Cash Requirement
Adalah jumlah uang yang harus dipinjam oleh pemerintah untuk membiayai pengeluaran-pengeluarannya. Sebab pemerintah seringkali mengeluarkan lebih dari yang mereka terima dari penerimaan pajak, dan satu-satunya cara untuk menambah kekurangannya adalah dengan meminjam.
Real GDP
Para pakar makro ekonomi cenderung lebih memperhatikan Real GDP sebab data ini juga memperhitungkan tingkat inflasi, tidak sebagaimana halnya (Nominal) GDP yang hanya merefleksikan tingkat perubahan harga-harga.
Retail Sales
Data ini menghitung total penerimaan toko-toko ritel, tanpa memasukkan komponen pengeluarn untuk sektor jasa di dalamnya. Data bulanan ini menunjukkan prosentase perubahan dari data sebelumnya. Angka negatif menunjukkan jumlah penjualan menurun dari penjualan sebelumnya.
Tertiary Index
Data yang menghitung tingkat permintaan sektor jasa. TICS / Foreign Puschase of US Securities adalah data yang menghitung jumlah arus modal yang masuk dari para investor asing.
Trade Balance (Neraca Perdagangan) = Visible Trade
Adalah selisih bersih dari nilai ekspor dan impor barang dan jasa suatu negara dalam suatu periode tertentu. Angka positif menunjukkan surplus (ekspor melebihi impor), negatif menunjukkan defisit (impor melebih ekspor).
Invisible Trade
Suatu istilah bagi ekspor dan impor perdagangan sektor jasa, yang membedakan pengertiannya dari Merchandise Trade (Visible Trade). Jasa usaha kegiatan pariwisata, perbankan, asuransi, transportasi, dll.
Neraca Invisible Trade dapat dihitung sebagai selisih antara ekspor sektor jasa dengan impor sektor jasa.
Unemployment Rate Retail Sales
Adalah presentase dari mereka yang aktiv mencari lowongan pekerjaan namun belum mendapatkan pekerjaan. Merupakan data yang sangat umum dikenal karena simpel dan ada implikasinya dengan politik, tetapi kurang penting bagi market karena dianggap kurang akurat (sering terlambat dalam memberikan sinyal perubahan tren perekonomian).
University of Michigan Consumer Sentiment Index
Adalah hasil survey tentang kepercayaan konsumen yang diselenggarakan oleh University of Michigan. Merupakan indikator, kepercayaan konsumen Amerika yang paling banyak diperhatikan. Kepercayaan konsumen adalah indikator penting bagi siklus bisnis, karena menyajikan informasi penting tentang penilaian konsumen terhadap kondisi saat ini dan harapan pada masa mendatang.
Consumer Confidence
Berhubungan erat dengan tingkat pengangguran, inflasi, dan penghasilan riil. Umumnya, kepercayaan konsumen tinggi jika tingkat pengangguran rendah dan tingkat pertumbuhan GDP tinggi. Naiknya angka indeks diartikan sebagai indikasi akan naiknya pula tingkat pengeluaran konsumen. Tingginya tingkat pengeluaran pada gilirannya nanti akan dapat memicu naiknya tingkat inflasi.
Data (perubahan) per bulan ini dianggap tidak berdampak signifikan pada tren secara keseluruhan.
Weekly Initial Jobless Claims
Adalah rata-rata per-minggu jumlah klaim baru untuk mendapatkan tunjangan pengangguran. Data ini menyediakan laporan yang up-to-date, meski juga seringkali keliru, tentang tren perekonomian, dengan peningkatan / penurunan pada data ini berpotensi mengindikasikan terjadinya pelambatan / percepatan tingkat pertumbuhan tenaga kerja. Karena dirilis mingguan, data ini bisa menjadi sangat sensitiv dan fluktuatif. Para analis lebih memilih rata-rata pergerakan per 4 minggu dari data ini untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat.
Tingginya Jobless Claims memberikan indikasi bahwa perekonomian dalam kondisi melemah dan mengakibatkan tingginya tingkap Unemployment Rate.
ZEW Current Situation dan Economic Sentiment
Adalah hasil survey dari lembaga riset ZEW Jerman yang memberikan gambaran dan penilaian mengenai kondisi perekonomian Jerman saat ini.
All Industries Index
Menunjukkan pergerakan harga untuk kombinasi harga yang telah di-adjust (disesuaikan) terlebih dahulu dari semua index perindustrian.
Average Hourly Earning
Tingkat pertumbuhan antara tingkat rata-rata per jam dalam satu bulan dan tingkat pertumbuhan upah, sehingga dapat juga dijadikan sebagai indikator inflasi. Tingkat per tahunnya juga penting disimak untuk memberikan gambaran trend jangka panjang.
Business Inventories
Angka persediaan barang yang telah diproduksi namun belum terjual. Merupakan salah satu komponen dalam menghitung GDP dan dapat memberikan petunjuk penting mengenai arah perekonomian di masa yang akan datang.
Data inventori yang tinggi menggambarkan tingkat permintaan pasar yang rendah sehingga kurang baik bagi pertumbuhan ekonomi negara yang bersangkutan, dan sebaliknya.
CBI Survey
Organisasi pengusaha terbesar di Inggris, memfokuskan pada menciptakan mempertahankan kondisi ideal bagi kompetisi dan kemakmuran yang optimal bagi semua. CBI menerbitkan survey tiap bulan dan empat bulan sekali terhadap penilaian pada sektor jasa dan manufaktur masa lalu, saat ini, dan yang akan datang. Indeks yang dihasilkan menunjukkan pandangan responden untuk berbagai hal seperti output, penjualan, harga, investasi, dan permintaan ekspor/impor.
Chicago PMI (Purchasing Managers’ Index)
Merupakan data PMI dari kawasan Chicago dan sekitarnya. Lingkup survey meliputi sektor industri dan non-industri (yang jarang disadari oleh para pelaku pasar).
Consumer Price Index
Dimaksudkan untuk mengukur biaya hidup, yang diukur dari perubahan tingkat harga sekelompok barang-barang dan jasa yang dibutuhkan oleh konsumen untuk mencapai suatu standar hidup tertentu.
Current Account
Selisih antara total ekspor dan impor barang, jasa, dan transfer. Merupakan bagian dari neraca perdagangan. Data ini tidak mencakup transaksi-transaksi asset finansial dan kewajiban (hutang). Data ini merupakan indicator tren perdagangan luar negeri.
Capital Account
Penerimaan sejumlah uang yang berupa seluruh valuta asing dikurangi pembayaran-pembayaran berupa seluruh valuta asing untuk transaksi-transaksi dari lalu lintas keuangan baik jangka panjang maupun pendek. Lalu lintas kapital biasanya diakitkan dengan investasi dalam bentuk aset fisik, saham, atau dengan deposito berjangka pendek.
Balance of Payment (Neraca Pembayaran)
Suatu laporan sistematik atas transaksi-transaksi ekonomi dalam suatu kurun waktu tertentu antara suatu negara dengan negara-negara lain di belahan dunia. Laporan ini meliputi penghasilan-penghasilan dari lalu lintas sumber-sumber riil, perubahan-perubahan dalam hutang-hutang dan aset yang dimiliki suatu negara yang berasal dari transaksi-transaksi ekonomi dan transfer (pemindahan-pemindahan) yang tidak dikembalikan.
Transaksi-transaksi ekonomi yang dimaksudkan Neraca Balance of Payment dapat dikelompokkan dalam beberapa cara sehingga jelas.
Balance of Payment biasanya sering berarti sebagai : (1) Balance of Payment atas Current Account, atau (2) Current Account ditambah perubahan-perubahan kapital tertentu. Neraca Dasar atau The Basic Balance menyertakan perhitungan Current Account ditambah perubahan-perubahan kapital jangka panjang, sebagai suatu contoh.
Durable Goods Orders
Menghitung volume (dalam dollar) pesanan dan pengiriman barang-barang yang termasuk katagori tahan lama (yang usia manfaatnya 3 th atau lebih).
Meningkatnya sektor ini akan mendorong kegiatan ekonomi sehingga akan meningkatkan permintaan kredit dan konsekuensinya akan menaikkan tingkat suku bunga.
Existing Home Sales
Laporan regional mengenai aktivitas penjualan kembali rumah.
Factory Orders
Adalah data yang menghitung nilai (dalam dollar) pesanan (order) baru barang-barang tahan lama (durable) dan tak tahan lama (non-durable). Data ini memberikan laporan lebih lengkap daripada data Durable Goods Orders yang dirilis satu atau dua minggu lebih awal. Data pesanan barang ini memberikan gambaran mengenai seberapa sibukkah sektor industri dalam beberapa bulan ke depan untuk memenuhi pesanan tersebut. Sehingga otomatis angka data yang lebih besar berarti semakin tingginya tingkat permintaan pasar.
Federal Open Market Committee (FOMC)
Adalah lembaga bagian dari Federal Reserve (bank sentral Amerika) yang menetapkan kebijakan tingkat suku bunga dan kredit. FOMC merupakan lembaga pembuat kebijakan yang paling penting dalam system Federal Reserve.
Lembaga yang saat ini diketuai oleh Ben Bernanke ini biasanya secara periodik mengadakan 8 kali pertemuan dalam setahun untuk memutuskan apakah perlu atau tidak ada perubahan dalam kebijakan moneter.
Wholesales Price Index (WPI)
Merupakan kombinasi dari indeks komoditi-komoditi pertanian. Dengan kata lain, index tersebut dimaksudkan untuk menjelaskan tingkat harga dari seluruh komoditi.
Employment Rate (Tingkat Pengangguran)
Tingkat prosentase tenaga kerja produktif yang tidak mendapatkan pekerjaan. Tingkat pengagguran yang rendah terjadi dalam ekonomi suatu negara yang sedang berkembang pesat, dan tingkat pengangguran yang tinggi terjadi dalam ekonomi suatu negara yang sedang berkembang lamban atau menurun.
Non-Farm Payrolls
Merupakan perhitungan jumlah atas tenaga kerja bukan pertanian yang bertambah atau berkurang dalam suatu periode waktu tertentu, biasanya pada setiap bulannya.
Data ini merupakan indikator penting bagi pengukuran trend ekonomi suatu negara.
Non-Farm Production
Merupakan perhitungan jumlah hasil pertanian dalam suatu periode waktu tertentu, biasanya pada setiap bulannya.
Official Reserves
Cadangan-cadangan berupa mata uang dan emas yang dipertahankan oleh Kementerian Treasury atau Bank Sentral. Hal itu dipergunakan untuk memberikan suatu dasar bagi penciptaan kredit-kredit bagi bank-bank komersial, menambah dan mengurangi pertumbuhan money supply dan berbagai operasi pasar seperti rindakan pembelian atau penjualan suatu mata uang khusus dalam pasar uang.
Personal Income
Merupakan rata-rata pendapatan bersih bagi individu, lembaga non-profit, dan lembaga-lembaga keuangan pribadi dalam suatu negara, yang sudah diperhitungkan dengan pengurangan atas pembayaran pajak-pajak yang dikenakan. Perubahan dari Personal Income secara mendasar dipengaruhi oleh hasil perubahan gerakan tingkat upah keuntungan-keuntungan perusahaan dan kebijakan-kebijakan perpajakan.
Corporate Profit
Merupakan perubahan rata-rata dari keuntungan perusahaan-perusahaan. Suatu tingkat Corporate Profit yang lebih tinggi berarti suatu pendapatan tahunan investasi yang lebih tinggi. Hal itu juga berarti bahwa pemerintah menerima lebih banyak pendapatan dari sektor pajak.
FED Discount Rate
Merupakan tingkat suku bunga riil yang diberikan Bank Sentral berupa surat berharga.
FED Discount Rate meningkat, Dollars menguat
FED Discount Rate menurun, Dollars melemah
Capital Untilities
Bertambah = bagus ; Berkurang = jelek
Ex. Food / Energy
Bertambah = bagus ; Berkurang = jelek
Auto Sales
Bertambah = bagus ; Berkurang = jelek
Leading Industries
Bertambah = bagus ; Berkurang = jelek
Const. Spend (Pemakaian Konstruksi Barang Bangunan)
Berkurang = bagus ; Bertambah = jelek
dari berbagai sumber
Transaksi Forex dengan Menggunakan Analisa Fundamental
Analisa Fundamental
semoga bermanfaat,
http://penasehatforexindonesia.blogspot.com
Secara garis besar, analisa dalam forex trading dibagi menjadi dua cara, yaitu Analisa Fundamental dan Analisa Teknikal. Transaksi forex tanpa mengetahui analisa berarti sama saja seperti melakukan perjudian di dalamnya, jelas, dengan perjudian maka akan berujung pada kerugian. Sayangnya peristiwa seperti ini bukan saja dialami oleh beberapa pemain baru dalam dunia forex, ada yang telah bermain puluhan tahun pun masih bisa menderita kerugian puluhan sampai ratusan juta, mereka baru menyadari tanpa analisa yang baik maka perdagangan forex sama saja dengan perjudian. Secara garis besar, analisa dalam forex trading dibagi menjadi dua cara, yaitu analisa Fundamental dan analisa Teknikal. Keduanya berpijak pada asumsi yang berbeda satu sama lain.Fundamental Analysis jika Anda pernah mendengar di televisi mengenai kenaikan harga minyak dunia atau keputusan Bank Sentral Amerika, The Fed untuk menaikkan suku bunganya, itulah yang disebut berita fundamental. Berita-berita tersebut sangat mempengaruhi pergerakan harga pada market dan sangat besar pengaruhnya terhadap portfolio seorang investor dalam dunia forex. Analisa yang bersandar pada berita-berita tersebut dinamakan analisa fundamental. Analisa fundamental berpendapat bahwa harga bergerak karena adanya berita dan kebijakan pemerintah, serta respon balik pasar terhadap berita yang dikeluarkan. Kenyataannya berita-berita fundamental seperti inilah yang menggerakan harga dalam pasar forex. Setiap berita yang akan, maupun yang telah muncul memberikan reaksi timbal balik terhadap para trader yang berakibat perubahan harga. Maksudnya, berita yang muncul dapat membuat perubahan terhadap harga mata uang negara yang bersangkutan. Perubahan ini juga pada akhirnya mendorong pemerintah sebagai pemegang otoritas moneter menentukan kebijakan ekonomi sehingga muncul berita fundamental baru berikutnya. Demikian seterusnya. Bagi seorang analis fundamental, kecepatan, keakuratan berita dan kemampuan meramal (forecasting) reaksi pasar terhadap berita yang dikeluarkan merupakan komponen vital yang mutlak harus dimiliki. Tanpa adanya faktor diatas, sulit bagi seorang analis fundamental memanfaatkan berita yang ada guna memperoleh profit. Ambillah sebuah contoh sederhana. Misalnya ketika kita mendengar berita bahwa The Fed baru saja menaikkan suku bunganya sebesar 25 basis point (sama dengan 0,25%) beberapa menit yang lalu (disini hitungan bukan lagi jam, bukan lagi menit, tetapi detik! Tertinggal dalam hitungan jam berarti kesempatan telah lewat!), secara umum maka mata uang USD akan menguat dan posisi Buy bisa dilakukan. Nah, katakanlah Anda mendengar berita ini setelah 2 hari kemudian. Berita penting ini sudah tidak ada gunanya lagi dikarenakan pasar telah selesai bereaksi bahkan kemungkinan sudah memasuki masa koreksi. Jadi, kecepatan memperoleh berita sangat penting disini. Begitu juga sumber berita yang Anda dengar. Tidak masalah berita yang Anda dengar tidak valid sepanjang market mempunyai persepsi yang sama dengan Anda. Ukurannya adalah market, bukan pada benar salahnya berita. Dalam dunia forex terdapat lebih dari 50 jenis berita fundamental yang dikeluarkan oleh tiap-tiap negara dan masing-masing berita memiliki efek yang berbeda terhadap pergerakan harga. Nah, kini pertanyaan yang tersisa adalah, apa sajakah ke 50 berita itu? Dan bagaimana pengaruh setiap berita yang muncul terhadap pergerakan mata uang?
semoga bermanfaat,
http://penasehatforexindonesia.blogspot.com
Langganan:
Postingan (Atom)






